Mengenal Seni Mandala secara Sederhana sebagai Terapi Spiritual

Secara sederhana umumnya “Seni Mandala” adalah desain abstrak yang kompleks, yang biasanya membentuk lingkaran. Pada intinya, “Mandala” adalah hubungan antara dunia batin dan realistis luar. Dengan merancang “Seni Mandala” kamu sendiri, dapat menjadi inspirasi dan terapi spiritual.

13109131_162822794115370_576752109_n

Seni Mandala umumnya memiliki satu titik pusat yang berasal dari susunan symbol atau bentuk geometrik dan organik.

“Mandala” dikenal termasuk dalam budaya Hindu – Buddha. Mandala secara harafiah disebut “lingkaran” dalam bahasa Sansekerta, asal muasal dari semua penciptaan, bergerak dengan cara berputar. Obyek yang indah ini dimanfaatkan sebagai pusat ritual meditasi.

Contoh karya kolosal Seni Mandala tiga dimensi yang masih ada sampai saat ini yaitu Candi Borobudur, bentuk dasar yang proporsional dan simetris.

Borobudur-temple-view-from-top

Candi Borobudur sebagai ajang inspirasi untuk mengangkat keluhuran masa lalu dengan desain kontemporer yang memberikan efek “healing” terhadap tingkatan emosi, mental dan mengenalkan suatu dimensi transedental yang “baru” dialami oleh kalangan intuitif yang menjadi pengamat dan pengguna Mandala sebagai obyek pembangkit positivisme.

Psikoanalis Carl Jung menyebut mandala sebagai representasi dari ketidaksadaran, percaya pada pola-pola ini sebagai sarana untuk memahami kepribadian dengan totalitas.

Mandala bisa digunakan untuk terapi spiritual, Mandala sangat efektif mengatasi permasalahan dan kebingungan, ketika memerlukan fokus untuk mencapai keseimbangan dalam situasi. Mandala melambangkan pergerakan jiwa ke inti dari makhluk rohani, yang harus mengarah pada rekonsiliasi internal dan integritas baru oleh Sang Diri.

Di India kini sudah memanfaatkan Seni Mandala sebagai terapi untuk memenage emosi/ kemarahan. Dia Manju Mohinani, telah melakukan ini selama bertahun tahun untuk mengontrol kemarahannya dan berhasil. Kemarahan itu dirilis dengan ekspresi artistik.

14145577_1041067052675710_2094569937_n

Untuk melakukannya sangat mudah. Yang diperlukan hanya kertas, krayon atau pensil warna dan Polar graph sketch book. Tidak perlu khawatir bagaimana bentuk itu terlihat, bukan tentang yang kalian gambarkan benar atau salah, ini bukan tentang membuat sebuah karya, tapi lebih ke mengEkspresikan apa yang kalian rasakan.

Meskipun banyak terapi lain, tapi tak ada yang cukup menyenangkan seperti menggambar Mandala dengan krayon dan pensil warna, seperti membawa lagi kita ke masa kanak kanak yang riang. Tapi begitulah cara kerjanya. Sebagian orang yang bisa membaca makna Mandala yang telah tergambar, dapat diketahui kepribadian seseorang yng telah menggambarnya. Tapi kalian tidak perlu memahaminya, biarkan semua warna itu mengalir begitu saja, dan ini akan cukup mengurangi beban emosi.

13183473_1737252299854228_1752508217_n

Comments are closed